GARIS EDAR KEHIDUPAN

Oleh Irfan Yasir

Kenapa planet dan bintang bintang di tata surya berjalan tanpa saling bertabrakan? jawabannya ada pada firman Alloh yang agung 

لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.(Yasin:40)

Diantara yang dapat dipahami dari Ayat ini adalah informasi adanya garis edar pada matahari bulan serta bintang bintang pada tata surya memgakibatkan keseimbangan perguliran waktu dalam kehidupan ini

Tak terbayangkan bagaimana jadinya jika bintang bintang tersebut beredar diluar garis edar apa yang terjadi? Tentunya kehancuran yang haqiqi yang memusnahkan kehidupan yang kan terjadi 

Dengan kata lain kemelencengan bintang bintang angkasa tersebut dari garis edarnya merupakan taqdir permulaan  sebagai pembuka berlangsungnya hari qiyamat sebagaimana huru haranya tergambar dibanyak ayat Alquran

إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ (1) وَإِذَا النُّجُومُ انْكَدَرَتْ (2) وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ (3)

Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan

Kata "kuwirot" pada ayat pertama diatas ditafsirkan berbeda beda oleh para ulama diantaranya menjadi gelap tak bercahaya lagi, lenyap, surut, digulung, dilemparkan,dijungkirkan, dijatuhkan ke bumi, menghimpun sebagian darinya dengan sebagian yang lain seperti bila dikatakan  takwirul 'imamah artinya menghimpun sebagian pakaian dengan sebagian yang lainnya alias menggulungnya (dapat dilihat di tafsir ibnu katsir)

Namun kesemua makna di atas mengacu kepada satu keadaan yaitu melencengnya bintang bintang tersebut dari garis edarnya yang bila ini terjadi qiyamat benar benar terjadi dimana hari itu manusia bak anai-anai yang bertebaran gunung-gunung berhamburan seperti bulu, bumi diguncangkan seguncangnya hingga mengeluarkan kandungannya, air laut ditumpahkan karena planet dan bintang bintang lainnya akan saling bertabrakan

Masyaalloh! betapa vitalnya keberadaan garis edar tersebut bagi tata surya meskipun tidak kasat mata namun sangat nyata menjaga stabilitas alam semesta dari binasa 

Wahai dulur! 
Sesungguhnya terdapat garis edar dikehidupan ini garis yang kelak menjaga manusia dari kehancuran serta membawanya pada tujuan hidup dengan damai. garis ini telah bermula saat Alloh mengkonfirmasi kehambaan setiap manusia di zaman azali dengan pertanyaan "Bukankah aku tuhanmu?" yang kemudian disambut dengan jawaban " ya tentu" tanpa terkecuali.

Garis tersebut bersipat universal lintas alam lintas bangsa lintas keyakinan. Dan garis itu adalah keberislaman yang berarti kepasrahan dan penyerahan diri kepada sang pencipta

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ (83)

Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nyalah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan (Ali Imron 83)

Dengan ayat ini Sepertinya Alloh menyindir umat manusia sebagai makhluq yang mulia derajatnya dan paling sempurna penciptaanya dengan menceritakan keberislaman jagat raya dan seisinya. Mari perhatikan bagaimana berislamnya semesta. air yang selalu mengalir dari hulu kehilir, burung yang selalu lebih banyak menggunakan sayapnya untuk berpindah dari satu tempat ketempat lainnya berbeda dengan ayam yang lebih banyak menggunakan kakinya walaupun keduanya memiliki sayap, matahari bulan serta bintang bintang
Beredar diangkasa tanpa saling bertabrakan. Mengapa demikian? Karena keberislaman yang dijadikan garis edar oleh alam semesta ini

Kita tidak sedang membicarakan islam sebagai agama dalam artian satu himpunan perintah dan larangan yang telah menjadi kategori ideologis yang selalu dicantumkan  dalam dokumen kependudukan khususnya di negri tercinta ini. Namun sebagai satu sikap fitrahiyah pundamental seluruh makhluq terhadap kholiqnya lintas alam lintas galaksi lintas bangsa lintas keyakinan bahkan agama.

Sejalan dengan nama islam sendiri yang diambil dari akar kata aslama yuslimu islaman yang berarti kepasrahan /pemasrahan atau penyerahan. Bukankah ini kata yang universal Yang menyingkap skat skat ideologi? Yang unik adalah kendatipun islam kita sebagai agama,agama ini masih menunjukan universalitasnya

Marikita simak nama nama agama lain yang dinisbatkan pada pendirinya atau nama tempat kelahirannya. Misalnya agama yahudi, yaitu agama yang dianut secara ekslusif oleh keturunan nabi yaqub yang diikat dengan hubunga darah sehingga orang yang tidak memiliki hubungan darah sebagai bangsa israel tak dimasukan sebagai pemeluk yahudi atau sebutan agama hindu sulit dipisahkan dari tanah Hindia tempat agama itu lahir dan berkembang
Juga kristen yang mengacu pada yesus kristus seperti halnya Kong Hu Cu yang mengacu pada pencetusnya

Oleh karenanya ketika para orientalis menyebut agama islam dengan muhamadanisme segera disangkal para cendekiawan muslim karena tidak relevan atau agama makky yang mengacu kepada tempat kelahirannya

ajaran sikap leberislaman ini telah secara turun temurun di ajarkan serta dilaksanakan oleh para nabi pembawa risalah suci dimuka bumi ini Nabi ibrohim, ismail,ishaq, yaqub,isa dan para keturunannya. Namun karena kompleksitas keberagaman anugerah akal dan kemerdekaan maka  manusia
Masing masing memiliki potensi untuk berislam atau mengingkarinya perlahan atau sekaligus sebagian atau seluruhnya. Laksana sebuah baju yang dirancang dan ditawarkan lalu dikenakan dan terkadang ditanggalkan seseorang entah karena alasan keturunan pernikahan ataupun hasil pencarian secara sadar melalui pergolakan spiritual

Alhasil garis edar kehidupan itu adalah keberisalam dalam arti kepasrahan fitrahiyah kepada sang pencipta manakala manusia sudah tak berislam lagi keluarlah ia dari garis edar kehidupan dan tiadalah yang akan dihadapi selain  persinggungan dengan banyak hal dalam kehidupannya membuat kehancuran semakin hancur kebinasaan semakin binasa, hidupnya dan masa depannya 

Maka Bererjalanlah dengan keberislaman karena disitulah garis edar kehidupan

Wallohu alam bishowab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RISALAH MAUT

KI KD 3.1 3.4 KELASIFIKASI PRODUK PERBANKAN SYARIAH

TERNYATA MEREKA TERNYATA