Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

MELAWAN WAKTU

Oleh Irfan Yasir Saat berada di arena maraton bukan pelari lain yang harus dilawan melainkan sang waktu agar tak lebih dulu berlalu sebelum jauh jauh ku sampai digaris finish Saat berada dimeja quis bukan peserta lain yang harus dikalahkan namun sang waktu jangan dulu ia berlalu sebelum pertanyaan kujawab dengan benar  Saat berada di ring tinju bukan petinju rivalku yang dilawan lagi lagi sang waktu, tubuh ini harus tetap bertahan sampai akhirnya waktu berlalu bersama robohnya petinju rivalku Sering manusia hanya fokus pada lawan yang nampak didepan mata namun alpa  dari lawan yang sesungguhnya iapun tak kuasa mengelola waktu hingga sering waktu tak bersahabat dengannya lalu waktupun mengalahkannya dan menyeretnya kelembah nestapa,memang ternyata yang sedang bertarung itu adalah kita dan sang waktu Waktu memang bukan musuh namun ia adalah lawan sejati ia seperti pedang yang selalu terhunus dengan penuh kepastian setidaknya harus ditangkis dengan sebuah kebaikan jangan biarkan ...

SEBENARNYA MUNAFIQ

SEBENARNYA MUNAFIK Oleh Irfan Yasir Dalam konteks kehidupan kekinian khususnya di media sosial mumcum sebuah realita dimana begitu mudahnya orang memuji dan menghina anehnya mereka mengapresiasi suatu hal yang sebenarnya tak terpuji dan kadang sebaliknya menghina sesuatu yang sebetulnya terpuji  Sungguh aneh! Ketika seseorang dimedia sosial tanpa ada yang minta ia memberikan pengakuan atas sebuah pelanggaran norma kuhususnya norma agama yang dilakukan, dengan nada datar tanpa penyesalan bahkan seolah bangga dan terkesan menyepelekan dengan dosa yang diperbuatnya, mungkin karna dia merasa spesial dengan popularitas yang dimilikinya, yang terjadi justru para netizen mengapresiasinya, menghujaninya dengan pujian ,dia jujur lah, lugas lah,tidak munafik lah, bla bla bla Yang membuat saya berpikir keras adalah kenapa tiba tiba membandingkan dengan ketidak munafikan? Bagimana bisa menilai sebuah dosa yang disertai dengan kesombongan sebagai kebaikan? Korelasinya dimana? Logikanya analogin...

GARIS EDAR KEHIDUPAN

Oleh Irfan Yasir Kenapa planet dan bintang bintang di tata surya berjalan tanpa saling bertabrakan? jawabannya ada pada firman Alloh yang agung  لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan, dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.(Yasin:40) Diantara yang dapat dipahami dari Ayat ini adalah informasi adanya garis edar pada matahari bulan serta bintang bintang pada tata surya memgakibatkan keseimbangan perguliran waktu dalam kehidupan ini Tak terbayangkan bagaimana jadinya jika bintang bintang tersebut beredar diluar garis edar apa yang terjadi? Tentunya kehancuran yang haqiqi yang memusnahkan kehidupan yang kan terjadi  Dengan kata lain kemelencengan bintang bintang angkasa tersebut dari garis edarnya merupakan taqdir permulaan  sebagai pembuka berlangsungnya hari qiyamat sebagaimana huru haranya tergam...

POHON HARAPAN

POHON HARAPAN Oleh Irfan Yasir Bismillahirrohmanirrohim Tak ada manusia yang tak memiliki harapan karena kitapun terlahir kedunia ini adalah dari oleh dan untuk harapan seketika itu pula manusia yang tak lagi punya harapan tiada beda dengan manusia yang tak berkehidupan Oleh karena itu harapan harus selalu ada jangan sampai ditelan keputusasaan sejalan dengan kalam qodim yang maha kuasa {قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Az-Zumar 53) Mari bertafakur sejenak! bukankah kita terlahir kedunia ini didasari harapan  ibu bapak kita tentang kebaikan yang mereka simpan dalam balutan cinta yang kemudian berlanjut m...