POHON HARAPAN

POHON HARAPAN
Oleh Irfan Yasir

Bismillahirrohmanirrohim

Tak ada manusia yang tak memiliki harapan karena kitapun terlahir kedunia ini adalah dari oleh dan untuk harapan seketika itu pula manusia yang tak lagi punya harapan tiada beda dengan manusia yang tak berkehidupan

Oleh karena itu harapan harus selalu ada jangan sampai ditelan keputusasaan sejalan dengan kalam qodim yang maha kuasa

{قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Az-Zumar 53)

Mari bertafakur sejenak! bukankah kita terlahir kedunia ini didasari harapan  ibu bapak kita tentang kebaikan yang mereka simpan dalam balutan cinta yang kemudian berlanjut menjadi sakinah mawadah dan rohmah dalam bahtera pernikahan

Kemudian oleh harapan mereka pula dididiklah kita dengan segala upaya agar kelak menjadi manusia yang sesungguhnya manusia tanpa tergoda untuk menjadi hewan dengan memperturutkan hawa nafsunya dan tak terlintas menjadi syaitan dengan menumbuhkan kesombongannya untuk menolak kebenaran 

Lalu harapan itu tumbuh pula dalam nurani kita dengan corak yang tak harus sama ia menggerakan kita berada dijalan kehidupan seiring bertambahnya ilmu hingga kita tahu rambu rambu kehidupan semakin menguatlah harapan itu bahkan untuk segera bertemu dengan dzat yang menjadi tumpuah harapan semua yang berharap

Harapan itu seperti pedal sepeda bila semakin kuat kita kayuh semakin kencanglah roda yang berputar maka semakin cepatlah kita sampai pada tujuan ia juga seperti pohon yang dapat berbuah jika dicukupi segala kebutuhan nutrisinya

Karena, harapan hanya akan tinggal harapan jika tanpa perlakuan yang semestinya. banyak orang bercita cita namun apa yang dicitacitakan tak kunjung pula didapatkan karena mereka hanya menanam apabila dalam tanah mungkin disiram dengan barangkali dan menghasilkan andai saja


DIPUPUK DENGAN DOA

Meskipun hakikatnya doa tidaklah berkaitan dengan kebaikan yang kita terima karena seluruh kebaikan pada diri kita adalah karna rahmat Alloh melalui taqdirnya yang kokoh yang tak  sedikitpun dapat dipengaruhi oleh makhluq namun nyatanya Alloh perintahkan kita dibanyak firmannya untuk selalu berdoa. bukannya Alloh butuh akan doa dari hamba hambanya namun hal demikian adalah sebagai manifestasi kehambaan karena ketahuilah! sebelum terbersit harapan dan doa kebaikan yang kemudian disebut ijabah doa itu telah jauh jauh ada dan tercatat rapi di lauhil mahfud namun berdoa adalah ibadah yang mulia

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ سُبْحَانَهُ مِنْ الدُّعَاءِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda, "Tidaklah ada sesuatu yang paling mulia bagi Allah SWT daripada doa." (sunan ibnu majah kitab fadillah doa)

Jelaslah sudah! Bahwa dengan doa bukan semata ijabah yang kita kejar namun kepatutan diri dalam menerima kabaikan kebaikan yang telah ditentukan

MENYIRAM DENGAN AIR MATA KEINSYAFAN

Taubat adalah kewajiban bagi setiap mukmin yang mesti dilaksanakan tanpa harus terlebih dahulu diawali dosa karena taubat bukan sekedar untuk menghapus dosa tapi juga untuk mematut matutkan diri menerima anugrah anugrah kehidupan dari yang maha kuasa sebagaimana firmannya yang mulia 

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا 
حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَه (Hud: 3)

Dan hendaklah kalian meminta ampun kepada Tuhan kalian, dan bertobatlah kepada-Nya.niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) sampai waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan berikan pada setiap yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya (Hud: 3). 

Mungkin muncul pertanyaan apakah setiap pemberian Alloh kepada hambanya sudah pasti dengan kepantasannya? Jawabnya belum tentu karena adakalanya pemberian dari Alloh itu berupa Istidraj yang diberikan kepada seseorang untuk menambah kehinaan

Dalam pada itu sejatinya manusia tak ada yang luput dari dosa serta pengakuan tentang ketiadaan diri dari dosa justru merupakan sebuah dosa yang nyata karena dia telah berlaku sombong

Air mata keinsyafan  dari pertaubatan adalah bukti kesungguhan  itulah air terbaik untuk nutrisi sebuah pohon harapan dalam air mata itu ada bahasa penegasan yang sangat mendalam Setitik airmata meski tanpa kata itu lebih tajam dari seribu kata tanpa air mata


MEMBASMI HAMA 

Dalam ilmu pertanian bila suatu tanaman mengalami kondisi tidak sehat baik karena kekurangan nutrisi ataupun karena organisme lain pengganggu tanaman maka ia akan menginformasikan kondisi tersebut secara visual kepada kita

Namun tidak dengan pohon harapan terkadang  manusia jangankan mengidentifikasi hama perusak harapan sekedar menyadari sehat tidaknya harapan mereka pun tak mampu, terkadang memang wajar karena sulit untuk tervisuisasikan namun hama perusak harapan itu nyata adanya 

Dan perusak pohon harapan yang jarang di sadari adalah hama yang berasal dari diri sendiri Contoh ketika seorang lajang Terjebak pada ikatan tanpa status dengan lawan jenisnya dia tak sadar lagi pada hawa nafsunya karena ia menutupinya dengan kata cinta ironisnya dia anggap perasaan seperti itu sebagai anugrah padahal tak jarang keduanya seperti saling menghambakan diri mengalahkan kehambaan pada yang maha kuasa.

Naudzu billah..

Sehingga banyak waktu berlalu tanpa produktifitas karena sibuk dengan rutinitas qorbuzinanya , apalagi di era globalisasi seperti sekarang dimana media sosial menjadi tempat manusia mengarahkan pandangannya setiap saat dia publish semua kebersamaannya dengan bukan mahromnya yang belum tentu menjadi jodohnya

Sekilas nampak indah memang, karena hubungan seperti itu bisa membuat ia semangat berkarya Namun apalah artinya sebuah karya yang prosesnya tidak mengindahkan Akhlaq dan keshalihan sadarkah kita? Bahwa keadaan seperti ini mengancam keikhlasan

Jangan sampai keangkuhan diri menenggelamkan tawadlu jangan sampai keberanian semu menghilangkan kehatihatian jaga hati jaga sikap tetap fokus pada pohon harapan kita

Sahabatku! Memang tak ada manusia yang sempurna namun apa susahnya sekedar berharap yang sempurna meskipun kita tahu takan mampu menyempurnakannya dalam tindakan

Dalam satu hadits yang panjang Rosululloh bersabda didepan para sahabat: 'Bergembiralah dan berharaplah terhadap sesuatu yang dapat memudahkan kalian, demi Allah bukan kemiskinan yang aku takutkan pada kalian, tapi aku takut dunia dibentangkan untuk kalian seperti halnya dibentangkan pada orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba meraihnya sebagaimana mereka berlomba-lomba, lalu dunia itu membinasakan kalian seperti halnya mereka binasa.'
(Shohih bikhori 5945)

Wallohu a'lam Bishowab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RISALAH MAUT

KI KD 3.1 3.4 KELASIFIKASI PRODUK PERBANKAN SYARIAH

TERNYATA MEREKA TERNYATA